Daftar isi:
Apa itu jadwal pelaksanaan pekerjaan?
Jadwal pelaksanaan pekerjaan adalah dokumen yang merinci seluruh proses konstruksi atau renovasi secara bertahap, beserta tanggal mulai dan selesainya. Jadwal ini membantu Anda melihat gambaran keseluruhan proyek, merencanakan sumber daya, dan mengendalikan pelaksanaan tugas pada setiap tahap.
Isi dokumen, bagian-bagian wajib, dan contoh untuk pekerjaan konstruksi dibahas secara terpisah dalam artikel “Jadwal pekerjaan konstruksi: isi dan contoh”. Panduan ini berfokus pada perencanaan umum tahapan, waktu pelaksanaan, dan sumber daya.
Diagram Gantt proyek uji coba di 101: tahapan yang direncanakan berdasarkan tanggal. Antarmuka menggunakan bahasa Rusia.
Jadwal tidak terbatas pada kalender. Penyajiannya dapat menggunakan beberapa bentuk:
- Tabel, misalnya di Excel;
- diagram Gantt, yang tersedia di 101 atau Gectaro;
- papan kanban, misalnya di Trello atau Jira: tanpa tanggal, papan ini menunjukkan status tugas; untuk perencanaan berbasis kalender, lengkapi tugas dengan tanggal mulai, tanggal selesai, dan garis waktu;
- kalender interaktif: Google menyediakan pilihan ini, tetapi menurut kami penggunaannya cukup rumit untuk pekerjaan konstruksi.
Kapan pengawas lapangan memerlukan jadwal ini, dan kapan cara kerja tradisional masih dapat digunakan?
Pada perusahaan yang masih menggunakan cara kerja tradisional, kebiasaan dan kebutuhan untuk melatih karyawan menggunakan perangkat baru dapat menghambat peralihan ke pencatatan digital.
Peralihan ke perangkat baru memerlukan beberapa kondisi:
- kesiapan karyawan untuk mencatat dan mengendalikan pekerjaan secara sistematis, tanpa mengandalkan cara seadanya;
- kemampuan teknis seluruh peserta untuk memahami program yang dipilih;
- waktu untuk memasukkan dan memeriksa data.
Mengelola tabel memang memerlukan usaha, tetapi hal ini sepadan jika Anda berencana mengembangkan perusahaan. Jadwal kerja interaktif yang disusun dengan baik memungkinkan banyak masalah diselesaikan dari kantor, tanpa harus berada di lokasi proyek.
Pengawas lapangan memerlukan jadwal kerja untuk:
- mengatur lokasi pekerjaan konstruksi;
- merencanakan pekerjaan tim dan sumber daya, seperti peralatan dan material;
- menyepakati waktu pelaksanaan dengan klien; jadwal dapat membantu menjawab pertanyaan klien;
- menilai keterlambatan atau kemajuan yang lebih cepat dibandingkan jadwal;
- menyederhanakan pelaporan.
Tanpa jadwal, pekerjaan menjadi tidak teratur: kegiatan saling tumpang tindih, pekerja menganggur, dan material dibeli terlalu awal atau terlalu terlambat. Dengan jadwal, setiap peserta mengetahui apa yang harus dikerjakan dan kapan harus mengerjakannya.
Prinsip dasar penyusunan jadwal
Agar jadwal menjadi alat pengelolaan yang berguna dan tidak sekadar formalitas, ikuti beberapa prinsip berikut:
1. Bagilah pekerjaan menjadi tahapan yang logis
Bagilah proyek menjadi kelompok pekerjaan utama:
- pekerjaan persiapan;
- pekerjaan tanah;
- fondasi;
- pembangunan struktur;
- jaringan utilitas;
- pekerjaan penyelesaian dan sebagainya.
Untuk memudahkan perencanaan, Anda dapat menjelaskan tahapan tersebut terlebih dahulu dan membaginya menjadi pekerjaan yang lebih rinci, lalu menyimpan daftar pekerjaan standar dalam daftar harga 101. Dari daftar harga, Anda dapat memilih item untuk estimasi biaya; estimasi biaya tahap tersebut akan muncul pada diagram Gantt.
Daftar harga proyek uji coba di 101: daftar pekerjaan instalasi listrik. Antarmuka menggunakan bahasa Rusia.
2. Jelaskan ketergantungan antartugas
Sebagai contoh, pekerjaan listrik belum dapat dimulai sebelum dinding dibangun. Catat ketergantungan ini untuk menghindari konflik dan ketidaksesuaian antarkegiatan yang berjalan bersamaan. Di 101, tunjukkan urutan dengan tanggal pada diagram dan tuliskan syarat untuk memulai pekerjaan berikutnya dalam deskripsi tugas. Catatan tersebut tidak membuat pemblokiran otomatis atau menggeser jadwal secara otomatis.
Urutan tahapan pada garis waktu 101 ditentukan oleh tanggal. Antarmuka menggunakan bahasa Rusia.
3. Tetapkan penanggung jawab
Setiap tugas harus memiliki pelaksana. Sekalipun jadwal dibuat untuk keperluan sendiri, penting untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas setiap pekerjaan.
Kartu tugas: batas waktu, pelaksana, proyek, dan deskripsi. Antarmuka menggunakan bahasa Rusia.
4. Tambahkan cadangan waktu
Sediakan cadangan waktu untuk risiko cuaca, keterlambatan pasokan, dan kejadian tak terduga lainnya. Misalnya, dalam jadwal contoh untuk pembelajaran, Anda dapat menyisihkan 5–10% dari durasi suatu tahap. Dalam proyek nyata, besarnya cadangan bergantung pada risiko dan kondisi pekerjaan. Pada proyek uji coba di 101, penyambungan peralatan dapur selesai pada 27 Agustus dan pengujian serta pengoperasian awal dimulai pada 30 Agustus: tanggal 28–29 Agustus dibiarkan kosong di antara kedua pekerjaan tersebut. Jeda ini ditentukan melalui tanggal, bukan melalui fitur cadangan waktu otomatis yang terpisah.
Tanggal 28–29 Agustus dibiarkan kosong di antara penyambungan peralatan dan pengujian serta pengoperasian awal. Antarmuka menggunakan bahasa Rusia.
5. Perbarui jadwal secara berkala
Jadwal yang tidak diperbarui akan cepat kedaluwarsa. Masukkan perubahan sesuai perkembangan pekerjaan agar jadwal tetap menjadi alat pengelolaan yang berguna.
Contoh penyusunan jadwal pelaksanaan pekerjaan di 101
Sebagai contoh, gunakan proyek uji coba di 101. Pada diagram Gantt, rencana pekerjaan ditampilkan melalui estimasi biaya, sedangkan realisasi pekerjaan ditampilkan melalui laporan pengeluaran. Tetapkan tugas beserta tanggal dan pelaksananya secara terpisah. Berikut adalah contoh pembelajaran untuk menyiapkan jadwal tersebut.
Prinsip dasar pengelolaan jadwal pelaksanaan pekerjaan adalah sebagai berikut:
1. Buat garis waktu untuk menempatkan pekerjaan. Di 101, buka proyek dan bagian “Diagram Gantt”.
Pilih skala “Minggu” atau “Bulan”. Untuk merencanakan suatu tahap, buat estimasi biaya pada diagram: satu tahap menggunakan satu estimasi biaya; itemnya dapat ditambahkan dari daftar harga.
Diagram Gantt dengan skala “Minggu”. Antarmuka menggunakan bahasa Rusia; nama skala yang terlihat adalah “Неделя”.
2. Tambahkan tugas pertama
Buka bagian “Tugas” pada proyek yang sesuai, masukkan nama pada baris pembuatan cepat, lalu tekan Enter. Setelah itu, buka tugas dan tentukan batas waktu serta pelaksananya. Tangkapan layar menunjukkan bidang-bidang kartu dengan diagram Gantt proyek uji coba sebagai latar; formulir tersebut dibiarkan kosong dan tidak disimpan. Penjelasan selengkapnya tersedia dalam panduan membuat tugas (dalam bahasa Rusia).
Tugas baru pada proyek uji coba: formulir terbuka, tetapi tidak disimpan. Antarmuka menggunakan bahasa Rusia.
Untuk memudahkan pekerjaan, Anda dapat menyiapkan daftar harga berisi pekerjaan standar terlebih dahulu dan menggunakan itemnya saat menyusun estimasi biaya untuk berbagai proyek.
Item daftar harga pada proyek uji coba: pekerjaan ventilasi. Antarmuka menggunakan bahasa Rusia.
3. Tentukan waktu pelaksanaan tugas dan orang yang bertanggung jawab melaksanakannya
Kartu tugas 101 menampilkan rentang waktu yang dipilih, pelaksana, dan proyek. Pada contoh tugas uji coba, penerimaan peralatan dapur ditugaskan kepada Anna Orlova untuk periode 20 Agustus–1 September.
Penerimaan peralatan: batas waktu, pelaksana, dan deskripsi pada kartu tugas. Antarmuka menggunakan bahasa Rusia.
4. Pantau status tugas dan perbarui garis waktu
Saran: atur filter dan pengurutan untuk menampilkan, misalnya, hanya minggu berjalan atau hanya tugas yang belum selesai. Di 101, skala diagram “Minggu” atau “Bulan” mengubah tampilan garis waktu, sedangkan kartu tugas membantu memeriksa status dan batas waktunya.
Untuk mengikuti contoh ini di 101, hubungkan daftar harga ke proyek, buat estimasi biaya untuk tahap pertama pada diagram Gantt, dan tetapkan pelaksana untuk setiap tugas.
Seiring pelaksanaan pekerjaan, bandingkan waktu dan status tugas dengan rencana, lalu catat item pekerjaan yang telah selesai melalui laporan pengeluaran.














