Daftar isi:
Apa itu pekerjaan perancangan dan investigasi lokasi?
Pekerjaan perancangan dan investigasi lokasi merupakan rangkaian kegiatan untuk mempelajari kondisi yang diperlukan bagi perancangan dan konstruksi. Kegiatan ini dilakukan pada tahap awal untuk menyelidiki lokasi: karakteristik tanah, faktor akibat aktivitas manusia, dan semua hal yang perlu diketahui untuk menyusun rancangan yang baik serta estimasi biaya.
Investigasi untuk perancangan biasanya membutuhkan biaya yang cukup besar, tetapi akibat melewatkan tahap ini bisa lebih mahal. Investigasi membantu menemukan potensi masalah sejak dini sehingga biaya besar dan keterlambatan di kemudian hari dapat dihindari.
Cakupan investigasi dan persyaratan dokumentasi ditentukan dengan mempertimbangkan lahan, bangunan atau struktur, proyek, dan aturan yang berlaku di negara tempat pembangunan dilakukan. Sebelum pekerjaan dimulai, konfirmasikan persyaratan tersebut dengan perancang dan spesialis terkait.
Mengapa pekerjaan perancangan dan investigasi lokasi diperlukan?
Pekerjaan ini dilakukan untuk mempelajari karakteristik lokasi dan memilih teknologi serta material yang paling sesuai untuk membangun gedung atau struktur.
Tugas utama yang ditangani melalui pekerjaan perancangan dan investigasi lokasi:
- mengumpulkan semua informasi yang diperlukan tentang lahan;
- meminimalkan potensi kesalahan selama konstruksi;
- menyusun semua dokumen yang diperlukan;
- mengurangi risiko biaya yang tidak perlu selama pekerjaan konstruksi dan instalasi;
- melakukan pengukuran untuk ditinjau oleh para spesialis.
Investigasi lokasi membantu menemukan kondisi yang dapat menyebabkan penurunan tanah serta retakan pada fondasi dan dinding. Perancang memerlukan data ini untuk memilih solusi yang mengurangi risiko konstruksi.
Pelaksanaan pekerjaan perancangan dan investigasi lokasi
Cakupan pekerjaan bergantung pada bangunan atau struktur dan kondisi lahan. Pekerjaan biasanya mencakup penyusunan kerangka acuan, investigasi, dan penggunaan data yang diperoleh dalam perancangan.
Pekerjaan perancangan dan investigasi lokasi mencakup:
- menyusun kerangka acuan teknis;
- menyusun rencana pekerjaan perancangan dan investigasi lokasi beserta jadwalnya;
- melakukan investigasi lapangan (mengunjungi lahan, melaksanakan kegiatan di lokasi, dan menggunakan peralatan yang diperlukan);
- menyiapkan tata letak bangunan atau struktur;
- menyusun dokumentasi.
Jenis pekerjaan perancangan dan investigasi lokasi
Jenis pekerjaan perancangan dan investigasi lokasi meliputi:
Investigasi lingkungan
Kegiatan ini membantu menilai kelayakan lahan untuk dihuni dengan aman, mengevaluasi kondisi lingkungan, dan memperkirakan perubahan akibat konstruksi atau penggunaan bangunan selanjutnya dengan mempertimbangkan batas yang diperbolehkan.
Investigasi geofisika
Metode geofisika membantu mempelajari struktur bawah permukaan lokasi melalui pengukuran sifat fisik. Metode ini digunakan bersama investigasi lain untuk memperjelas posisi lapisan dan ketidakseragaman yang penting bagi keputusan konstruksi.
Survei geodesi
Survei ini menentukan posisi objek di lapangan, koordinat dan elevasi titik, serta topografi lahan. Hasil survei digunakan untuk menyiapkan peta topografi dan menghubungkan solusi perancangan dengan sistem koordinat yang digunakan.
Investigasi geologi teknik
Investigasi ini mempelajari struktur dan sifat tanah serta batuan, juga proses geologi yang dapat memengaruhi konstruksi. Hasilnya membantu memilih solusi fondasi dan menilai risiko terkait tanah penopang struktur.
Investigasi hidrometeorologi
Kegiatan ini mempelajari air permukaan dan kondisi iklim wilayah. Para spesialis menilai karakteristik badan air, curah hujan, dan kondisi lain yang perlu diperhitungkan dalam perancangan dan konstruksi.
Investigasi hidrogeologi
Investigasi hidrogeologi berfokus pada air tanah: keberadaannya, pergerakannya, dan pengaruhnya terhadap lahan. Sesuai tujuan investigasi, digunakan pengamatan, sumur bor, dan metode lainnya. Kebutuhan serta cakupan pekerjaan ini ditentukan untuk bangunan atau struktur tertentu.
Tahapan pekerjaan perancangan dan investigasi lokasi
Tahapan pelaksanaan pekerjaan perancangan dan investigasi lokasi:
Tahap 1
Melakukan berbagai investigasi, termasuk lingkungan, geologi, dan survei geodesi. Pada tahap ini ditentukan apakah rumah atau struktur lain dapat dibangun di lokasi tersebut, apa yang perlu diperhitungkan, bagaimana jaringan utilitas harus dipasang, dan faktor iklim atau akibat aktivitas manusia mana yang perlu dipertimbangkan. Misalnya, karakteristik tanah dapat membuat jenis fondasi tertentu tidak dapat digunakan.
Tahap 2
Pada tahap analisis di kantor, para spesialis mengolah dan menganalisis hasil investigasi serta menyiapkan laporan dan kesimpulan. Perancang menggunakan bahan ini untuk mengembangkan rancangan rumah yang akan dibangun. Dokumen yang diperlukan bergantung pada bangunan atau struktur dan persyaratan proyek.
Tahap 3
Pada tahap perancangan, hasil investigasi digunakan untuk melakukan perhitungan jaringan utilitas dan memperjelas solusi perancangan. Jika diperlukan, investigasi tambahan ditugaskan dan perubahan terkait dimasukkan ke dalam rancangan.





