Waktu baca: 7 menit

101 BlogBisnis konstruksi
30 September 2026

Pendapatan bruto: cara menghitung dan melihat datanya di 101

Definisi praktis, rumus, contoh proyek, dan catatan yang relevan di aplikasi 101.

Pendapatan bruto: cara menghitung dan melihat datanya di 101

Artikel ini menjelaskan arti praktis pendapatan bruto, cara menghitungnya tanpa laporan yang rumit, pengaruhnya, dan tempat mencari angka proyek serta perusahaan di aplikasi 101.

Daftar isi:

  1. Mengapa pendapatan bruto sering tertukar dengan pendapatan dan laba kotor?
  2. Apa arti pendapatan bruto di sini?
  3. Mengapa perlu diketahui dan digunakan?
  4. Apa pengaruhnya?
  5. Bagaimana cara menghitungnya?
  6. Di mana datanya dapat dilihat di 101?

Mengapa pendapatan bruto sering tertukar dengan pendapatan dan laba kotor?

Dalam percakapan sehari-hari, hampir semua hal disebut “pendapatan”: uang yang masuk, pekerjaan yang selesai, laba, atau markup. Untuk mengelola usaha, pisahkan ukuran ini dan sepakati istilahnya dalam tim.

Akuntansi manajemen biasanya membedakan pemasukan dalam arti luas, pendapatan dari kewajiban yang telah dipenuhi, dan laba sebagai selisih pendapatan dengan beban. Blog 101 menjelaskan pendapatan dari pekerjaan yang selesai sebagai nilai kewajiban yang sudah dipenuhi.

Kebingungan lain muncul karena “pendapatan bruto” kadang dipakai secara informal sebagai sinonim “laba kotor”. Laba kotor dihitung dari biaya langsung: selisih antara pendapatan jasa dan biaya untuk menyediakannya.

Jika perusahaan Anda sudah memakai istilah “pendapatan bruto”, tulis apakah maksudnya pendapatan sebelum biaya atau laba kotor setelah biaya langsung. Definisi singkat ini menghindarkan perdebatan panjang.

Apa arti pendapatan bruto di sini?

Untuk mengambil keputusan tentang harga dan biaya, artikel ini memakai definisi kerja: pendapatan bruto = pendapatan dari pekerjaan selesai − harga pokok atau biaya langsung pelaksanaan pekerjaan atau jasa.

Dalam pengertian ini, nilainya sama dengan laba kotor. Untuk penjelasan lebih mendalam tentang batasan ukuran ini, baca artikel 101 mengenai laba kotor (bahasa Rusia).

Dalam proyek, biaya langsung biasanya mencakup bahan, upah pekerja dan subkontraktor, pengiriman, bahan habis pakai, serta peralatan yang digunakan di lokasi. Sewa kantor, akuntansi, dan gaji staf administrasi biasanya dihitung pada tahap berikutnya ketika menentukan laba operasi dan laba bersih.

Mengapa perlu diketahui dan digunakan?

Pendapatan bruto membantu Anda memantau ekonomi proyek saat pekerjaan masih berjalan. Jika angkanya turun, Anda mungkin masih sempat meninjau estimasi, menghentikan pemborosan bahan, menyesuaikan harga, atau menyepakati perubahan ketentuan dengan pelanggan.

Ukuran ini juga membantu menghindari perangkap omzet besar dengan hasil kecil.

Beberapa kegunaan praktisnya:

  • Memeriksa harga: apakah laba kotor cukup untuk menutup biaya tetap dan menyisakan laba;
  • Membandingkan jenis pekerjaan: tahap mana yang memberi margin sehat dan mana yang dipertahankan hanya karena kebiasaan atau agar tim tetap sibuk;
  • Mengendalikan pembelian: di mana biaya langsung naik lebih cepat daripada pendapatan dari pekerjaan yang selesai;
  • Mengelola diskon: berapa laba kotor yang hilang dan bagaimana mengimbanginya.

Apa pengaruhnya?

Pendapatan bruto memengaruhi ketahanan usaha. Ini adalah hasil setelah biaya langsung dikurangkan dari pendapatan; dari hasil tersebut perusahaan masih perlu membayar biaya tetap, pajak, bunga pinjaman, dan pengembangan. Ini hasil akuntansi, bukan saldo kas.

Jika angka ini turun, penyebabnya sering ada pada harga, biaya langsung, atau komposisi proyek. Diskon, pekerjaan tambahan gratis, dan lemahnya pengendalian pekerjaan tambahan menekan harga efektif. Pembelian mendadak, bahan terbuang, pekerjaan ulang, volume yang keliru, dan logistik berlebihan menaikkan biaya.

Ukuran ini juga membantu menetapkan batas insentif. Saat tim membahas bonus, persentase, atau pembagian hasil, laba kotor proyek menjadi dasar yang lebih jelas daripada kesan semata.

Periksa angka ini secara berkala, bukan hanya setiap tiga bulan. Jika dihitung dari kejadian terkini, angka tersebut menjadi peringatan dini, bukan laporan yang terlambat.

Bagaimana cara menghitungnya?

Rumus dasar: pendapatan bruto = pendapatan dari pekerjaan selesai − biaya langsung.

Untuk membandingkan proyek dengan ukuran berbeda, hitung margin kotor = pendapatan bruto ÷ pendapatan × 100%.

Contoh: dalam satu bulan, proyek menyelesaikan pekerjaan senilai 1.200.000 ₽. Biaya langsung (bahan, subkontraktor, dan upah pekerja berdasarkan hasil) mencapai 850.000 ₽. Pendapatan bruto adalah 350.000 ₽. Margin kotor = 350.000 ÷ 1.200.000 × 100% = 29,17%. Angka rubel ini hanya contoh perhitungan, bukan harga untuk negara lain.

Gunakan langkah yang sama untuk setiap proyek:

  1. Tentukan periode: minggu, bulan, atau tahap proyek.
  2. Catat pendapatan pada periode itu menurut aturan perusahaan, umumnya berdasarkan pekerjaan selesai, berita acara yang ditandatangani, atau laporan yang disetujui.
  3. Kumpulkan hanya biaya langsung untuk proyek dan periode yang sama.
  4. Kurangi pendapatan dengan biaya tersebut untuk memperoleh pendapatan bruto.
  5. Hitung margin persentase bila Anda perlu membandingkan proyek atau jenis pekerjaan.

Kesalahan umum adalah menyamakan uang yang diterima dengan pendapatan yang diakui. Uang muka pelanggan memperbaiki arus kas, tetapi pendapatan bruto baru muncul ketika pekerjaan selesai dan biaya langsung terkait sudah dapat dicocokkan. Baca artikel 101 tentang pendapatan (bahasa Rusia) dan perbedaan pendapatan dan laba (bahasa Rusia).

Di mana datanya dapat dilihat di aplikasi 101?

Antarmuka 101 mungkin tidak menamai ukuran ini “pendapatan bruto”. Untuk menghitungnya, bandingkan pendapatan dari pekerjaan selesai dengan biaya langsung terkait untuk periode yang sama.

Mulailah dari catatan berikut:

  • Uang yang diterima dari pelanggan. Uang muka dan pembayaran dicatat sebagai peristiwa “Поступление” (penerimaan). Setelah dikonfirmasi, jumlahnya masuk ke saldo proyek.
  • Pendapatan dari pekerjaan selesai. Dalam model 101, ini terkait kewajiban yang sudah dikonfirmasi, bukan tanggal transfer uang.
  • Laba dan markup dalam peristiwa “Отчёт” (laporan). Kartu peristiwa menampilkan nilai untuk pelanggan serta laba dan markup dengan warna berbeda.

Untuk memantau kas proyek secara cepat, lihat saldo proyek. Saldo menunjukkan pergerakan uang; jangan menyamakannya dengan laba kotor yang telah dihitung.

Jika Anda perlu menganalisis per orang atau peran, seperti manajer proyek, mitra, atau subkontraktor, gunakan saldo proyek dan ukuran “Заработано” (diperoleh). Periksa pengaturan pembagian secara terpisah dan bandingkan nilainya dengan pendapatan serta biaya langsung proyek.

Untuk membandingkan proyek, gunakan analitik. Bandingkan pendapatan dan biaya langsung dari periode yang sama, lalu hitung laba kotor beserta persentasenya secara konsisten untuk setiap proyek.

Dalam presentasi aplikasi 101, seorang ahli dapat menunjukkan letak pendapatan, biaya, dan laba dalam pengaturan Anda serta cara menghitung laba kotor per proyek.